Mengenal dan Mewaspadai Penyakit Paru-Paru Basah


Mengenal dan Mewaspadai Penyakit Paru-Paru Basah
Penyakit paru-paru basah atau yang juga dikenal dengan pneumonia merupakan salah satu penyakit pada organ tubuh paru-paru yang berisiko cukup berbahaya apabila tidak ditangani dengan baik. Segala macam penyakit yang berkaitan dengan paru-paru akan berdampak buruk di kemudian hari apabila tidak mendapatkan penanganan yang benar. Paru-paru basah sendiri adalah sebuah penyakit di mana pada saluran pernafasan menuju paru-paru terisi cairan yang berlebihan. Dan kondisi tersebut bisa berdampak buruk bagi paru-paru, seperti paru-paru yang membengkak hingga bisa menghasilkan lendir. Penyebab paru-paru basah cukup bervariasi dan tidak selalu sama antara satu penderta dan penderita lainnya. Bahkan terkadang penyakit ini bisa disebabkan oleh penyakit-penyakit ringan. Nah, pada artikel kali ini kami akan mengajak Anda memahami lebih jauh tentang apa saja penyebab dan ciri ciri penyakit paru paru basah serta cara mengobatinya.

Penyebab Umum Terjadinya Penyakit Paru-Paru Basah

Seperti yang tadi sudah kami sampaikan, paru-paru basah bisa diakibatkan oleh banyak hal. Bahkan faktanya penyakit yang juga disebut dengan pneumonia ini bisa disebabkan oleh kurang lebih 30 macam sumber infeksi. Secara umum infeksi yang bisa mengakibatkan paru-paru basah adalah infeksi dari virus, bakteri, jamur, mirkoplasma, senyawa kimia, atau partikel-partikel lainnya. Namun pada sebagian besar kasus paru-paru basah, penyebab utamanya berasal dari infeksi virus sinsitial pernapasan, painfluenzae, influenzae, dan adenovirus.
Sampai saat ini sebagian besar kasus penyakit paru-paru basah bisa teratasi sampai sembuh. Hanya sekitar 5% saja kasus paru-paru basah yang bisa menyebabkan penderitanya sampai meninggal. Bahkan di negara maju Amerika Serikat, penyakit yang satu ini menduduki peringkat keenam sebagai penyebab kematian utama. Secara umum virus-virus atau penyebab paru-paru basah yang lain bisa masuk ke dalam tubuh karena terhirup secara tidak sengaja oleh penderita. Infeksi virus yang menyebabkan pneumonia biasanya terjadi saat musim dingin atau musim hujan. Selain itu infeksi juga bisa terjadi saat sedang batuk atau bersin.
Saat organisme ataupun virus telah masuk sampai ke paru-paru, tempat mereka meneta biasanya terletak di sekitar kantung udara paru-paru dan kemudian berkembang pesat. Nah, sejak saat itulah paru-paru penderita penyakit paru-paru basah mulai penuh dengan cairan ataupun nanah sebagai bentuk perlawanan tubuh untuk melawan infeksi. Jika sudah demikian, biasanya penderita akan mulai mengalami gejala-gejala yang sangat khas. Lalu apa saja gejala paru0paru basah?

Ciri Ciri Penyakit Paru Paru Basah

Seorang penderita paru-paru basah biasanya mengalami beberapa gejala atau ciri-cri yang khas. Nah, oleh karena itu kita sebaiknya mengetahui apa saja gejala-gejalanya supaya bisa segera mengetahui bahwa seseorang sedang sakit paru-paru basah. Secara umum seorang penderita paru-paru basah akan mengalami demam seperti gejala penyakit-penyakit lain. Awalnya penderita juga akan merasakan gejala batuk-batuk kering yang kemudian akan menjadi batuk berdahak. Gejala lain yang juga biasanya dirasakan oleh penderita adalah rasa nyeri di pagian dada dan seluruh tubuh. Rasanya malas dan mudah lelah, apalagi ditambah dengan sakit kepala ringan dan mata yang berair. Batuk-batuk yang dialami oleh penderita penyakit paru-paru basah kemudian juga akan mengalami sakit tenggorokan.
Ciri ciri penyakit paru paru basah tersebut akhirnya akan membuat penderita berkurang nafsu makannya. Dan pada akhirnya berat badan akan menyusut karena kurangnya asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu gejala yang menjadi ciri khas sakit paru-paru basah ini adalah keringat dingin yang terjadi pada telapak tangan dan kaki. Saat terkena pneumonia, kinerja paru-paru secara otomatis menjadi tidak optimal lagi. Dengan demikian suplai oksigen pada peredaran darah pun menjadi kurang. Hal inilah yang kemudian bisa menyebabkan kulit di seluruh tubuh berubah warna. Jadi apabila Anda atau orang-orang yang Anda sayangi mengalami gejala-gejala tersebut, lebih baik segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Cara Penanganan Penderita Paru-Paru Basah

Selain mengetahui apa saja penyebab dan juga ciri ciri penyakit paru paru basah, Anda juga harus tahu bagaimana cara menangani penderita penyakit tersebut. Pasalnya hampir semua kalangan sangat berisiko bisa terkena penyakit berbahaya yang satu ini. Orang-orang yang berisiko bisa terkena paru-paru basah diantaranya adalah bayi dan juga anak-anak, lansia 65 tahun ke atas, orang yang sistem imunitas tubuhnya lemah, perokok aktif, atau orang-orang yang sering bekerja di bidang pertanian atau konstrksi.
Jika Anda merasa diri Anda sendiri atau orang di sekitar Anda mengalami beberapa gejala seperti yang tadi sudah kami jelaskan, lebih baik Anda segera bawa ke dokter. Dokter biasanya akan mendiagnosis penyakit pneumonia ini sesuai dengan uji fisik yang dilakukan oleh penderita dan juga riwayat penyakitnya. Beberapa uji fisik yang biasanya dilakukan oleh penderita penyakit paru-paru basah atau penumonia ini diantaranya tes sinar-X dada dan yang paling umum adalah tes darah.
Ketika sudah mulai mengalami ciri ciri penyakit paru paru basah, seorang penderita biasanya akan diresepkan antibiotik oleh dokter. Jika penyakitnya belum parah, gejala atau ciri-ciri yang dialami penderita biasanya akan hilang dalam beberapa hari saja. Namun demikian untuk penyembuhan secara total memang membutuhkan waktu hingga beberapa minggu. Nah, yang perlu Anda perhatikan adalah Anda harus mengikuti saran resep dokter dan secara rutin melakukan kontrol ke dokter supaya bisa mengetahui perkembangan penyakit Anda.
Biasanya untuk penyakit sejenis paru-paru basah atau pneumonia ini, penderita disarankan untuk lebih banyak tidur dan beristirahat. Selain itu penderita biasanya juga disarankan utnuk lebih banyak minum. Jika sudah terjadi radang paru-paru, biasanya penderita diberikan obat untuk menurunkan demam, meredakan nyeri dan meredakan batuk. Namun sebaiknya obat-obatan tersebut pun sesuai dengan saran dari dokter.

Tips Pencegahan Paru-Paru Basah Sejak Dini

Nah, itu tadi adalah penjelasan tentang bagaimana cara penanganan penyakit paru-paru basah apabila Anda sudah mengetahui adanya ciri ciri penyakit paru paru basah. Namun demikian mencegah tentu lebih baik dari pada mengobati. Maka dari itu penyakit pada organ paru-paru ini jelas harus dicegah sejak awal supaya tidak membahayakan kesehatan Anda. Lalu bagaimana cara mencegahnya? Apakah sulit? Tidak sulit, karena pada dasarnya yang harus Anda lakukan hanyalah pola hidup sehat dan hidup yang bersih. Untuk menghindari paru-paru basah Anda disarankan untuk mulai berhenti merokok dan menjauhi minuman-minuman beralkohol. Selain itu usahakan selalu menjaga kebersihan tubuh Anda terutama tangan, dan juga kebersihan lingkungan terutama saat sedang makan dan minum.
Dengan demikian hidup Anda akan menjadi lebih sehat, aman dan bisa meminimalisir risiko terkena penyakit paru-paru basah. Demikian penjelasan singkat yang bisa kami sampaikan mengenai apa itu paru-paru basah, ciri-cirinya, cara pengobatannya dan cara penanganannya. Semoga bisa Anda pahami dan semoga bermanfaat.
sumber : dedaunan.com