Hasil Survei: Publik Tak Puas Kinerja Jokowi


Hasil Survei: Publik Tak Puas Kinerja Jokowi

 
TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi), Hendri Satrio, mengatakan dari hasil survei Kedai Kopi menyatakan sebanyak 54,7 persen masyarakat tidak puas dengan kinerja Jokowi-Jusuf Kalla. Menurut dia, salah satu faktor penyebab ketidakpuasan adalah karena masalah kinerja Jokowi.

"Temuan unik adalah Presiden Jokowi berada di urutan ketiga faktor ketidakpuasan masyarakat," kata Hendri dalam diskusi mingguan forum senator rakyat di Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2015.

Hendri mengatakan tiga peringkat teratas penyebab ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla adalah karena disebabkan kinerja dari partai pendukung sebanyak 23,4 persen, menteri-menteri Kabinet Kerja 24,4 persen, dan masalah Jokowi 14,8 persen. Meskipun tingkat kepuasan publik rendah, masyarakat masih berharap Jokowi bisa bersikap independen.

Menurut Hendri, Jokowi harus segera memperbaiki kinerjanya agar tidak ada kesan tak berpihak kepada rakyat. Hendri berharap hasil survei ini dijadikan bahan evaluasi untuk pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. "Dengan setahun pemerintahan, Presiden Joko Widodo seharusnya sudah tidak boleh lagi berlindung bahwa dia masih baru," ujar Hendri.

Keunikan dari survei juga terkait dengan masalah partai oposisi. Survei justru menunjukkan persoalan lambatnya kinerja pemerintah yang disebabkan partai oposisi hanya sebesar 7,3 persen. Sementara yang disebabkan Wakil Presiden Jusuf Kalla berada di urutan kelima sebesar 2,9 persen.

Hendri mengatakan survei ini dilakukan dalam rangka satu tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla pada tanggal 20 Oktober mendatang. Diskusi ini juga turut mengundang anggota Dewan Perwakilan Daerah, Abdul Gafar Usman; mantan juru bicara Presiden Adhie M. Massardi; Deputi Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI‎ Eko Sulistyo; dan aktivis Walhi, Pius Ginting

Foto residen Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla saat memimpin Sidang Kabinet Kerja di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 27 Oktober 2014. Sidang ini merupakan sidang perdana Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK. TEMPO/Subekti.

sumber : tempo.co.id